CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 02 Juli 2016

Baim and Reiput Random Session #3

Situasi: lagi ngomongin kalo salah satu syarat pernikahan itu harus ada mahar
B: yah gausah pake mahar deh mahal
P: iih gaboleh itu wajib salah satu syarat yg harus dipenuhi, sepatu doang juga gapapa yg penting syaratnya terpenuhi
B: eh kalo ngasih mahar sepatu setengah bisa ga sih?
P: setengah gimana?
B: ya satu pasang doang
P: satu pasang kan isinya dua bukan setengah

situasi: di pinggir jalan ada tulisan DJIN di papan yg cukup besar
B: eh kamu gak takut apa, tuh ada jin!
P: huwaaa takut banget *sambil nutup mata* *percayalah itu hanya acting biar Baim seneng*

situasi: lagi di turunan alias jalanan yang menurun
P: Aku takut tau sama turunan, dulu pas SD pernah ada olahraga naik turun bukit, naiknya aku berani turunnya aku ngesot smbil nangis
B: loh kan tinggal diintegralin aja

situasi: lagi ngomongin kalo gw ditodong banyak traktiran sama orang-orang
P: masa aku disuruh traktir ulang tahun, dapet beasiswa, lulus advokat, sama pajak jadian
B: aku mau dong pajak jadian, traktir dong
P: traktirannya pas resepsi nikah aku aja gimana? Oh iya tapi kan kamu ga diundang pas aku nikah
B: *kaget* hah kok gitu?
P: lah emang mempelai pria butuh undangan?
B: *terdiam*
P: ah aku udah nyiapin gombalan dari lama kok reaksinya gitu doang, kecewa...


Pepesan Kosong

Hola dunia, gimana puasanya?

I always tell myself that I should write and I would write, turns out, time flies and there is barely any evidence of me living those time. Hufft, that's why the title of this post is pepesan kosong a.k.a empty promises.

I wanna flash back a little bit.

Ramadhan is leaving, looking at my target. Alhamdulillah I managed trying to fulfill them although there are things that haven't been done. But yeah at least I can say that this year Ramadhan probably better than last year or the year before.

But I always miss Ramadan when I was younger and still in school, nothing beats the festive of spending Ramadhan in school, especially Al-Falah.

How I miss when the meal time turns to tadarus time, going home then watched TV, changing channel  and wait for the fastest one for adzan maghrib, never in my life I thought I will miss mabit so much, I cried during my first mabit and asked my parents to pick me up, but now I miss spending the whole Friday at At-Tiin mosque, from morning till tarawih, then having a chitchat conversation and late night snack, sleeping on the floor all together, waking up early to tahajud, have sahoor, subuh prayer, then continued with games, outdoor games, sometimes including crawl in mud, and had a long queue to take a bath. After that, around 8am we went home and passed out because of exhaustion, most likely till Asar haha. I usually only wake up for zuhur prayer then sleep again and wake up during asar time. I miss solat berjamaah all the time, having private lunch when that time of the month came. During the holy month we make kotak amal, then at the end of the month we walk around the neighborhood and give zakat to those in needs. And of course, the freedom to wear baju muslim, we don't have to wear the uniform during Ramadan.

Despite the hot weather, and no discounted school time (school still running like the other days and holiday start right on 1 Syawal), and all the projects we have to do.

I have never felt Ramadan so special like I used to feel it when I was still a student there, we cherish Ramadan a lot and I think that's how we supposed to do, it is not just another month, indeed it's very special.

As I am growing up, all the things to do seems like have taken away the excitement of Ramadan, I do really wish I could cherish Ramadan like I used to when I was still a minor, of course Ramadan and fasting should not prevent us from doing our job, and doing our job during Ramadan will be values and granted with pahala even more, but you know it just feels like something is missing. How I miss facing Ramadan like a child.

Oh Allah, I hope You will accept all the goods we do during this holy month, and please let us meet the next Ramadhan, I promise to do better and make the most of it. Aamiin.


Senin, 13 Juni 2016

Perjalanan Mencari S2 dan Beasiswa

Hello world,

Aku memutuskan untuk menulis dan berbagi kisah mengenai perjalananku dalam mencari S2 dan beasiswa di luar negeri, ada beberapa part sih bisa langsung di klik di bawah ini ya...

Road to Reihan Putri, S.H., LL.M part 1 (kisah motivasi, pencarian jurusan, persiapan tes IELTS dan beasiswa Swedish Institute)

Road to Reihan Putri, SH., LL.M part 2 (kisah perjuanganku dan beasiswa LPDP)

Road to Reihan Putri, S.H., LL.M part 3 (AAS, Fullbright dan perjuanganku sampai akhirnya mendapatkan beasiswa StuNed)

Tips Mencari S2 dan Beasiswa Luar Negeri ala Reihan Putri (rangkuman perjalananku sekaligus tips and tricks yang aku terapkan saat mencari S2 dan beasiswa luar negeri)

Sabtu, 04 Juni 2016

Tentang Mengaku Salah

Hai all, ini adalah postingan rant aja sih, jadi barusan liat meme ini dan tergelitik aja buat komentar. Kalo mau gak setuju ya monggo, ini emang agak ga santai sih.

Menurut gw itu adalah pelecehan bagi wanita, why? Gw paling paling ga demen sama yg namanya generalisasi, dan disitu kesannya di dunia ini ga ada cewek yg mau ngaku salah.

Pertama itu salah, karena ada gw dan gw cewek dan gw akan ngaku salah dan akan minta maaf apabila gw salah. Apakah gw hanya mitos belaka?

Kedua, kenapa gw bilang itu pelecehan? Karena manusia ga ada yang sempurna, karena setiap manusia pasti pernah bikin salah, kayak lagunya Sherina, jadi kalo ga ada cewek yg berkata aku yg salah, sama aja cewek bukan manusia dong.

Oke mungkin agak kejauhan, karena cewek bukannya ga pernah salah cuma ga mau ngaku salah. Plis lah buat kalian yg setuju dengan statement itu, plis banget, cuma orang yg berhati besar, yg berlapang dada, yg bisa ngaku salah, dan cuma orang sombong yg gamau ngaku salah. Dan mengakui kesalahan ketika melakukan kesalahan itu penting adanya, karena dengan mengakui kesalahan kita akan evaluasi diri, kita akan berusaha untuk ga melakukan kembali kesalahan tersebut, kita akan improve to be better.

Jadi kalo kamu laki2 ataupun perempuan, kalo gamau ngaku salah, ya tobat deh, jangan sombong, mengakui kesalahan dan minta maaf itu mulia lho.

Dan I assume ini dibuat sama laki2, jangan nyinyir lah, memaafkan itu lebih baik, Dan kalo emang cewek lo yg salah, kasih tau, kalo lo ga ngasih tau dia salah ya lo salah juga, lo ga bantu dia untuk jadi lebih baik, walaupun memaafkan tanpa diminta itu juga lebih mulia, tapi tugas kita sebagai manusia juga untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.


Jumat, 03 Juni 2016

Target Ramadhan

Assalamualaikum wr wb

Ramadhan is coming guys, really soon, wow, alhamdulillah, insya Allah masih dikasih nikmat untuk merasakan bulan paling istimewa dalam setahun ini. Beberapa Ramadhan ke belakang, terutama setelah lulus SMA rasanya lebih hampa, ibadah kurang maksimal, padahal itu bulan yang nilainya bisa lebih dari 1000 bulan dan harus dimanfaatkan sebaik2nya untuk nambah timbangan kebaikan.

Okay, untuk mengingatkan gw, gw akan membuat target Ramadhan dan menuliskannya di blog ini, ingetkan jaman sekolah dulu kita disuruh isi buku ibadah, kita harus mencapai target2 tertentu dalam bulan Ramadhan, marilah kita teruskan tradisi baik sejak jaman dulu itu ya, masa kita jaman kecil aja bisa pas udah dewasa harus bisa lebih baik dong.

Okay here they are
1. Baca Quran setiap hari, inget2 baca 1 huruf aja nilainya berapa kali lipat kebaikan

2. Shalat tarawih setiap hari

3. Shalat Tahajud setiap hari

4. Tidak buka puasa dengan berlebihan

5. Mengurangi makanan manis saat berbuka dan sahur

6. Sahur dengan buah dan sayur

7. Ngabuburit dengan berolah raga, konon katanya kalori yg dibakar saat perut kosong itu lebih banyak

8. Banyak minum air putih saat sahur dan buka

9. Sebisa mungkin solat berjamaah

10. Mengurangi hal2 ga berguna dan menggantinya dengan yg lebih bermanfaat. Contoh: gosip, nonton TV seharian, main hape, bisa diganti dengan beres2 rumah, masak, dsb.

11. Bayar zakat! Jangan lupa diitung ya zakatnya, cuci harta sis biar lebih berkah.

Semoga gak cuma wacana aja ya, semoha bisa terlaksana semuanya, aku tulis di sini bukan untuk.pamer, namanya aja target, biar inget terus dan siapa tau menginspirasi kalian juga.

Akhir kata, selamat menunaikan ibadah puasa untuk saudaraku sesama muslim, selamat mendekatkan diri kepada Allah dan beribadah, semoga amalan kita bisa diterima dan diganjar pahala yg berlipat ganda dan bisa kembali suci di hari yg fitri nanti. Semoga kita juga masih diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan-Ramadhan berikutnya. Aamiin.

Wassalamualaikum wr wb


Senin, 30 Mei 2016

Baim and Reiput Random Session #2

Situasi: gw nyamperin Baim yg lagi bengong di mall

P: what material is this? *sambil nunjuk2 tangannya Baim*
B: *bingung* he? Skin?
P: this looks like husband material
B: *bengong dulu, -maklum udah malem loading agak lama- kemudian tersipu malu* haha aku baru ngerti maksudnya
P: yah salah timing gombal yah....
#gagalgombal


Situasi: gw menyetir dan Baim di kursi penumpang, karena lagi pake mobil yg matic

P: kamu ngapain sih?
B: ngeliatin kamu aja, kamu juga pasti ngeliatin aku kan?
P: aku ngeliatin jalanan lah kan lagi nyetir
B: ooh jadi kamu lebih milih jalanan daripada aku? Fine!
P: mz itu pintunya di sebelah situ silahkan lho boleh keluar

Kamis, 26 Mei 2016

Baim and Reiput Random Session

Setelah dapat kabar kalo gw dapat beasiswa ke Belanda dan kami harus LDR setahun lamanya

P (Putri): aku mau bawa kamu boleh ga?
B (Baim): yah tapi gabisa keseluruhan aku, sebagian aku aja ya.
P: apaan?
B: kuku sama rambut aku aja soalnya bisa tumbuh lagi, kalo jempol aku nanti aku gabisa megang dong
P: lah udah kayak mau melet....

Terzerah mznya aja dah mz

Baca Juga

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...