CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2017

Surat Untuk StuNed Awardee

SURAT UNTUK STUNED AWARDEES
StuNed awardees yang kami cintai,
Bisa jadi saat ini saat-saat paling sulit.
Sulit...
Ketika tugas seakan tidak ada habis nya
Ketika melihat tumpukan jurnal yang harus di lalap dalam hitungan hari
Ketika udara dingin dan salju bukan lagi sesuatu yg 'cute' tapi sesuatu yang menyebalkan
Ketika rasa kangen terhadap pecel lele di warung dekat kantor atau rawon buatan ibu harus digantikan oleh roti keras dan keju
Ketika galau tingkat dewa menyerang mendengar berita Si Kecil sakit di kampung halaman
Atau
Ketika LDR sepertinya easier said than done😛😛
Namun...
Juga tak kalah
Sulit..
Ketika harus berpisah dengan sepeda yang telah setia mengantar kita ke kampus dan ke open markt dan kini bersiap berjuang dg ojek atau mobil pribadi di traffic jakarta yang supeeeer itu
Ketika kita harus meninggalkan kamar kita, sahabat-sahabat baru kita, dosen-dosen terbaik kita, atau Si uni dan Si mba pemilik resto indonesia tempat kongkow dengan teman-teman sesama pelajar Indonesia
Ketika harus menatap haru Si OV chip card dan menyimpannya di dompet sebagai kenangan
Ketika dalam hitungan hari harus meninggalkan negeri dingin yang telah mengajarkan kita betapa beruntungnya kita hidup di negeri dimana matahari bersinar selama 365 hari dalam setahun
Inilah keniscayaan suatu proses pembelajaran
Dimana kemampuan beradaptasi menjadi kunci
Dimana kerelaan meninggalkan zona nyaman menjadi awal
StuNed awardees yang kami banggakan,
Jadilah seorang pembelajar dan jangan puas hanya menjadi seorang pelajar
Kedisiplinan, tepat waktu, berpkir kritis, asertivitas dan kemampuan menerima perbedaan adalah HASIL proses PEMBELAJARAN
Lebih dari sekedar gelar, GPA atau predikat cumlaude, hasil dari 'sekedar' BELAJAR
Jadi..
Untuk yang sedang bergelut dengan persiapan ujian atau tugas akhir, atur stamina, dan emosi. Bak seorang pelari maraton, harus tahu kapan harus atur napas, kapan harus sprint. Baca kembali motivation statement pada waktu application dulu jika semangat mulai kendor. Trust me, it always works! ðŸ˜›ðŸ˜„
Untuk yang akan pulang ke tanah air. Bersiap lah.. Karena ini lah titik 'awal' kalian ...
Selamat tahun baru 2017
May the force be with you❤️❤️
Salam hangat,
Indy Hardono
Scholarship Team Coordinator
Neso Indonesia

Senin, 07 April 2014

Ketika Hal yang Dianggap Tabu Menjadi Layak Untuk Diperbincangkan

dan akan dikupas setajam....korslet *mata melotot, kamera maju mundur*
baiklah teman-teman, hari ini gue kembali lagiii, besok gue ujian lagiii, horeee *sarkasme*

karena gue ngerasa ujian gue hari ini cukup terbantu dengan gue kemaren ngeblog yang memaksa gue mau gamau untuk belajar, makanya gue hari ini mau ngeblog lagi buat persiapan ujian besok. Mungkin kalian bingung kenapa judulnya begono, tapi ya karena memang yang akan gue post disini sekarang mungkin memang dianggap tabu, tapi karena pelajaran ya layak dong untuk diomongin. Sebelum kalian nyanyi dangdut sungguh mati aku jadi penasaran, sebenernya apa yang mau gue omongin, pertama-tama gue mau bilang kalo di postingan ini mungkin ada hal-hal vulgar dan berhubungan dengan sex, kalo kalian mikir gue mau bahas biologi, tetoot kalian salah karena gue anak hukum dan gue ga belajar biologi walaupun gue suka banget pelajaran biologi pas SMA, mulai oot yah. Tapi gue akan bahas organ-organ tubuh juga sih disini.

Oke sabar, sabar, gue mau ngebahas soal tindak pidana kesusilaan yang diatur di dalam KUHP, karena besok gw ujian tentang itu buat mata kuliah tindak pidana tertentu dalam KUHP. Kalo kuliah yang ini beda ama yang kemaren, yang ini udah gue rencanakan buat ambil sejak awal karena gue ngambil program kekhususan hukum pidana jadi ya mau ga mau gue harus ambil matkul ybs dan gue gapernah tidur pas di kelas karena yang ini dosennya ngajarnya seru dan pembahasannya juga seru hehehe.

Disclaimer: I'm not a scholar yet, so do not recite anything from my writing because I'm not responsible for any misleading information you may get from my writing here

Delik kesusilaan dalam KUHP bisa disebut juga sebagai delik kesopanan, kepatutan, kehormatan, tergantung ahli siapa yang nyebut, salah satu yg gue rada kesel di hukum pidana adalah ahlinya banyak banget bro dan pendapatnya suka beda2 satu sama lain jadi ya ikuti kata hatimu saja untuk menilai mana yang kau yakini. Disini kita pake termnya delik kesusilaan aja yah.

Di KUHP delik kesusilaan diatur di buku 2 alias buku tentang kejahatan dan buku 3 tentang pelanggaran, di buku 2 diatur pada pasal 281-303 KUHP dan di buku 3 diatur dalam pasal 532-547 KUHP. Yang lumayan lucunya adalah segala judi, miras, dll juga ikutan dalam delik ini, jadinya ga cuma yang berhubungan dengan alat kelamin aja. Nah makanya itu akhirnya dibagi lagi nih jadi delik yang melanggar kesusilaan/zedelijkheid (ps 281-299 dan ps 532-535 KUHP) sama yang melanggar kesopanan tapi ga melanggar kesusilaan/zeden (ps 300-303 dan ps 535-547 KUHP). Buat yang bertanya2 bedanya kesopanan ama kesusilaan, kesopanan itu umumnya mengenai adat kebiasaan yang baik dalam perhubungan antara berbagai anggota masyarakat, sedangkan kesusilaan adalah mengenai adat kebiasaan yg baik, tetapi khusus yg sedikit banyak mengenai kelamin (sex) seseorang.

FYI Indonesia ga kenal tuh sama yang namanya pelecehan seksual, jadi kalo misalkan mau ngadu bilangnya jangan pelecehan seksual, karena tuh KUHP mau dibolak balik ampe peyot juga ga bakal nemu term pelecehan seksual, pakenya delik kesusilaan yah. Melanggar kesusilaan itu pada dasarnya menimbulkan rasa malu yg bersifat seksual, dan di Indonesia kita makenya interpretasi sosiologis buat ngenilai apa sih yang dianggap sebagai rasa malu itu di masyarakat, jadi melanggar kesusilaan itu ya disesuaikan dengan adat kebiasaan setempat. contohnya orang Papua di Papua pake koteka biasa aja kan, tapi kalo orang Papua pake koteka di Aceh, nah itu udah melanggar kesusilaan dah tuh. Tapi menurut dosen yg ngajar, kalo orang Aceh pake koteka di Papua itu juga tetep aja dianggep sebagai ngelanggar kesusilaan, karena itu harusnya sudah menimbulkan rasa malu, bingung gak? gw kok rada bingung ya....

Lanjut kita masuk ke pasal 281 KUHP, unsur-unsurnya adalah sebagai berikut:
barangsiapa means bisa siapa aja pelakunya,
dengan sengaja means ada willen en wetten,
merusak kesusilaan means kesusilaan yg dirusak ini adalah sebenernya apa yg dirasakan sebagai kesusilaan oleh segenap orang biasa dalam suatu masyarakat,
di muka umum means di tempat terbuka, di tempat yg dapat dilihat oleh umum, di tempat yg menjadi lalu lintas umum, dan tempat lain yg dapat dimasuki oleh anak berusia <16 p="" tahun="">dihadiri orang lain di luar kemauannya means bisa keliatan sama orang lain selain diri lo sendiri pun mereka ga niat mau ngeliatin, jadi walaupun di dalem kamar tapi kalo kamar lo jendelanya kebuka madep ke jalanan terus lo telanjang2 aja dengan bahagianya nah itu udah termasuk nih dalam pasal ini

Pasal 282-283 KUHP adalah delik mengenai pornografi
pornos = melanggar kesusilaan atau cabul
grafi = tulisan, gambar dan patung

tapi sekarang udah ditambahin lagi sih artinya di UU No. 44/2008. pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.
Walaupun ada pengecualiannya sih yaitu olahraga, kesenian, ilmu pengetahuan dll. Tapi jadi nya ya gitu dah rebek, harus disidangin di MK dulu buat nentuin apakah termasuk pornografi atau bukan, dan sidangnya tertutup ya, karena emang gambar2nya kadang tidak senonoh. kaya pernah liat aja sih gue

Now, move on ke pasal 284 KUHP tentang perzinahan alias overspel alias adultery. Kalo ngomongin perzinahan pasti kalian mikirnya antara dua orang cewek cowok yg berhubungan intim di luar ikatan pernikahan ya kan ya dong? Nah, kalo berdasarkan KUHP yg dibuat jaman kumpeni ini, perzinahan itu harus dilakukan oleh seorang suami/istri yang terikat dalam ikatan pernikahan dengan seorang perempuan/laki-laki yang bukan suami/istrinya yang dilakukan dengan dasar suka sama suka, bukan paksaan. Jadi kalo ABG-ABG yang berhubungan intim tapi 22nya belom ada yg terikat perkawinan sih gabisa dijerat pasal ini di Indonesia. Pasal ini ada untuk melindungi kesakralan pernikahan, dan sifat deliknya adalah aduan absolut jadi harus diaduin sama si pasangan yg merasa dikhianati ini, gabisa tuh tetangga apalagi orang lewat yg ngelaporin ke polisi.

Pasal yang cukup serem, Pasal 285 KUHP tentang perkosaan, persetubuhan yang dilakukan dengan paksaan atau tanpa persetujuan, yang ngelakuin pasti laki-laki dan korbannya pasti perempuan, dan keduanya tidak terikat hubungan perkawinan. Ada beberapa masalah yang bisa diangkat dari pasal ini, seperti apakah ini dolus atau culpa? ini sih lumayan gampang lah ya jawabnya, udah pasti dolus alias sengaja karena rada gamungkin aja orang maksa orang lain buat bersetubuh karena lalai. Terus apakah harus ada kekerasan fisik? Kalo menurut Bapak Lamintang, kekerasan ga harus fisik tapi bisa perkataan atau apapun yang membuat si korban ngerasa ga ada pilihan lain selain berhubungan intim dengan lelaki tersebut, dan sebenernya si korban/cewek gak mau sama sekali buat berhubungan badan sama si cowok tersebut sejak awal.

Pasal 286 KUHP, memperkosa wanita yang sedang dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. Disini yang dapat dipermasalahkan adalah kondisi tidak berdaya, apakah tidak berdaya tersebut harus tidak sadar? disini tentu bisa aja dalam kondisi sadar tapi gabisa ngapa2in, contohnya korbannya lumpuh atau mabuk. Lalu apakah tidak berdaya tersebut harus dalam bentuk fisik bukan psikis? sampai saat ini, menurut Bapak Lamintang dan Bapak simons sih tidak berdaya itu harus dalam bentuk fisik, jadi psikis atau mental ga masuk, tapi melihat kenyataan sekarang sih sebenernya cukup banyak kasus yang bilang mereka diperkosa karena ditekan psikis atau mentalnya, tapi masalahnya dalam hukum pidana yang kaya gitu2 itu susah pembuktiannya, tapi ya kita berdoa saja semoga hal-hal kayak gini bisa diakomodir oleh hukum pidana ke depannya.

Pasal 287 KUHP, berhubungan intim dengan anak di bawah 15 tahun, delik ini merupakan pro parte dolus pro parte culpa, alias separo2, tujuan dari adanya pasal ini adalah untuk mencegah disalahgunakannya pengetahuan anak-anak yg belum berpengalaman oleh orang dewasa. dalam hal ini tidak ada unsur paksaan ataupun kekerasaan. Masalahnya adalah gimana kalo si anak gamau ngelapor? gimana kalo pelakunya sama2 anak2? dan pasal ini juga berbenturan dengan UU Perlindungan Anak.

Pasal 288 KUHP, tentang berhubungan intim dengan wanita yang belum pantas di kawin dalam perkawinan yang menimbulkan luka pada tubuh. Wah pembahasan ini pas di kelas cukup heboh banget, terutama masalah belum pantas di kawin dan menimbulkan luka pda tubuh, kesimpulan akhirnya wanita yang belum pantas dikawin adalah yang belum mencukupi batas minimum usia perkawinan sesuai UU no. 1/1974 yaitu 16 tahun, Menimbulkan luka pada tubuh juga ngebingungin banget sih, apakah hymen yg rusak akibat bersetubuh termasuk dalam luka pada tubuh, atau harus bentuk luka2 lain seperti memar, tergores dsb. Tujuan dari pasal ini adalah untuk melindungi pernikahan anak2.

Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul, apakah yg membedakan pasal 289 dengan pasal 285 KUHP?
Perkosaan itu hanya bisa dilakukan oleh laki2 kepada perempuan, sementara kalo cabul pelakunya bisa laki2 bisa perempuan korbannya pun bisa keduanya. Selain itu perkosaan hanya dapat dilakukan di luar perkawinan sementara cabul dapat dilakukan di dalam perkawinan. Salah satu ciri dari perkosaan juga jika terjadi penetrasi dimana alat kelamin laki-laki masuk ke dalam alat kelamin perempuan, sementara dalam cabul tidak harus berhubungan dengan alat kelamin, yang lainnya pun bisa seperti meraba-raba buah dada, bercium-ciuman dll.

Pasal 292 KUHP membahas mengenai perbuatan cabul kepada anak di bawah umur dan Pasal 293 tentang pencabulan anak yg belum dewasa dengan iming-iming tertentu. Dalam kasus ini yang dapat dipidana hanya orang dewasanya saja.

Baiklah cukup segitu yg gw bahas, karena emang itu aja yg bakal jadi materi buat uts besok, karena delik kesopanan ga masuk dalam pembahasan, so... semoga ini membantu kalian yang mau melakukan  memahami delik kesusilaan dan wish me luck for the test tomorrow, adios!


Minggu, 06 April 2014

Sebelum UTS P3PHK

intermezzo:  I am shocked, gw kaget banget pas ngebuka ini blog dan statistik pengunjung blog gw hari ini 725, gile dah biasanya juga cuma puluhan udah mentok, *bengong takjub*

Okay baiklah, jadi besok gw uts p3phk, dan gw terus saja menunda2 untuk belajar sedari tadi pagi, ditambah lagi ternyata besok ujian open UU jadilah gw makin gajadi2 belajar dan malah nonton tipi, browsing2, dan melakukan hal2 lainnya. matkul ini sejujurnya ga gw rencanakan untuk gw ambil, sampai pada saat hari pertama kuliah ternyata matkul jual-beli perusahaan yg gw klik di siak ng, dihapus karena yang ngambil cuma 2 orang, dan kami sudah cukup lama nunggu di kelas yang dingin berdua saja dan pas ngecek siak matkulnya udah ilang. Alhasil gue boleh ganti matkul di jam yg sama, setelah rada bimbang2 akhirnya gw putuskan buat ambil p3phk aja, karena gw pikir mungkin ini yang paling bisa berguna, dll. Ga terlalu salah juga sih gue milih ngambil matkul ini, di tengah kekejaman semua matkul smt 6 yang tugasnya tiada habisnya, matkul ini gapernah ngasih tugas sodara2, baru terakhir dapet tugas analisa putusan yg dikumpulin pas uas, tapi....

intermezzo 2: pas gw lagi ngetik tiba2 ada binatang terbang2 di atas kepala gue, gue pikir lalet, tapi lalu dia hinggap di kepala gue dan mendadak gw mencium wewangian, dan rambut gw ternyata jadi wangi, dan gw gatau itu apa jadi gw langsung menyelematkan diri terlebih dahulu. Kata mbak gue sih pas mencium aroma yang ditinggalkan binatang tersebut di rambut gue baunya kayak sawah, dan namanya lembing.

lanjut, tapi.... dosennya bukanlah seperti dosen gw pas ngambil hukum perburuhan, dan dosen ini kalo ngajar suaranya mendayu-dayu atau gimana gitu yang jelas sangat amat bikin ngantuk sekali banget, udah gitu kelasnya dingin jadilah gue tiap kuliah bobo... padahal gw duduk lumayan depan dan di pinggir, dan dia suka nyindir2 yang bobo gitu dan gw pun kebangun pas kesindir tapi bobo lagi juga abis itu dan besok2nya.

Maka dari itu.... gue pretty much ga ngerti apa-apaan. dua kuliah terakhir gue berhasil ga bobo loh hahaha *bangga*. Jadi tujuan gw ngeblog ini adalah karena gw sulit fokus kalo belajar, gw lebih suka belajar kelompok instead of sendirian karena kalo sendirian pasti gw ngalor ngidul ga belajar, dan menurut gue kalo belajar itu enakan sambil ngejelasin ke orang lain at least sambil ngomong ke orang lain, jadi untuk pertama kalinya gue akan belajar sambil ngomong di blog, ke kalian semua. siapa tau aja kalian butuh gitu penjelasan mengenai Penyelesaian Perselisihan Perburuhan dan Pemutusan Hubungan Kerja. Ini akan nyalin dari apa yang ada di catetan kuliah gue, which is completely nyalin dari slide kuliah dosennya

Disclaimer: I'm not a scholar yet, so do not recite whatever I said here, I'm not responsible for any misleading information you got from my writing.

Perselisihan berarti: ada minimal 2 pihak yang memiliki perbedaan pendapat dan kemudian menyebabkan pertentangan mengenai suatu hal.

Subjek yang dapat berselisih dalam kasus ini...
Pekerja vs Pengusaha
Serikat Pekerja (SP) vs Pengusaha
Pekerja vs gabungan pengusaha
SP vs gabungan pengusaha
SP vs SP (dalam stu perusahaan)

Yang biasanya menjadi objek perselisihan adalah....
-syarat kerja --> upah, lembur, jamsos
-hubungan kerja --> outsourcing
-Norma kerja --> PHK, cuti, keluar
-Situasi dan kondisi kerja
-pembagian pekerjaan
-disiplin kerja
-keanggotaan dan fasilitas SP
-Proses musyawarah dan konsultasi

intermezzo 3: baru ngetik segini aja gue udah ngantuk, setan memang ada dimana2 paling enak nyalahin setan emang

timbulnya P3 (Penyelesaian Perselisihan Perburuhan) bisa diakibatkan karena 4 hal, yaitu
-beda perlakuan (misalnya gaji timpang padahal pendidikan ama kerjaan sama)
-beda pelaksanaan (misalnya di perjanjian kerja ditulisnya x ternyata pada prakternya y)
-beda penafsiran (misalnya pas ngebedain mana yang kerjaan utama mana yang kerjaan penunjang)
-adanya perubahan syarat kerja

Perselisihan sendiri dalam dunia perburuhan ini ada 4 macem
1. perselihan hak
2. perselisihan kepentingan
3. perselisihan PHK
4. perselisihan antar serikat pekerja

penjelasan dari ke-4 hal di atas dan istilah2 lainnya baca sendiri ya di UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan kalo gak di UU 2/2004 tentang Penyeleseaian Perselisihan Hubungan Industrial

dalam hubungan industrial ada 2 macam kaedah, yaitu kaedah otonom dan kaedah heteronom, kaedah otonom sifatnya internal kalo kaedah heteronom sifatnya external dan 22nya sifatnya sebagai peraturan yang mengikat pihak2 yg terlibat dalam hubungan industrial ybs ya namanya juga kaedah

kaedah otonom itu terdiri atas: perjanjian kerja, perjanjian perusahaan, perjanjian kerja bersama dan kebiasaan. sementara kaedah heteronom itu terdiri atas: peraturan perUUan, perjanjian internasional, bilateral agreement, multilateral agreement, dan ILO core convention.

Jika sudah terjadi perselisihan apa yang harus dilakukan???
tenang jangan panik dan jangan bimbang, ada 2 cara yang bisa ditempuh yaitu mekanisme di dalam perusahaan dan di luar perusahaan.

pertama yang di dalem perusahaan, ada namanya mekanisme penyelesaian keluh kesah karyawan, jadi sistemnya itu buruh yang galau atau bermasalah boleh curhat ke atasannya, terus kalo ga puas ke bagian SDM di kantornya terus lebih tinggi lagi ke direkturnya, nah kalo belom kelar juga masalahnya bisa ke LKS bipartide bro sesungguhnya gue lupa LKS ini kepanjangannya apa yang jelas bukan Latian Kepemimpinan Siswa atau Lembar Kerja Siswa

Sementara mekanisme di luar perusahaan terbagi atas 2 lagi, yaitu cara ajudikasi dan non-ajudikasi, ajudikasi sesuai namanya ya tau lah ya lewat pengadilan yang namanya Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Nah kalo cara non-ajudikasi ada 3 macem, ada mediasi, konsiliasi dan arbitrase, semuanya melibatkan pihak ketiga, eh bisa juga sih negosiasi kalo yang ini tanpa melibatkan pihak ketiga.Tapi kesemuanya itu intinya dengan cara ngomong, akan gw jelaskan lebih lanjut karena emang ini dibahasnya pas kuliah begitu, misah-misah. untuk nentuin kompetensi absolut bisa diliat di ps 81 UU 2/2004 dan kompetensi relatif ada di ps 56 UU 2/2004.

now move on to mogok kerja

did you know, mogok kerja udah masuk loh ke UU HAM sebagai salah satu hak asasi manusia. so, perusahaan ga boleh ngelarang buruhnya buat mogok kerja selama mogok kerja tersebut legal.

Baiklah jadi siapa yang bisa mogok kerja? pastinya pekerja/buruh, didukung oleh SP/SB, direncanakan, dan dilaksanakan bersama-sama. Jadi kalo cuma sendirian itu mah bukan mogok kerja, itu bolos.
Apa yang dilakukan saat mogok kerja? menghentikan atau memperlambat pekerjaan

Mogok: strike, slow down action, sit down action, perfect action. Intinya menghambat produktivitas.

ga cuma undian yg pake syarat dan ketentuan berlaku, mogok kerja pun begitu, syaratnya kalo mau mogok kerja adalah:
-dilakukan berdasarkan ketentuan, kalo ampe ga sesuai ketentuan maka akibatnya mogok menjadi tidak sah
-tertib dan damai, mogok sih mogok tapi jangan bikin mogok mobil orang juga kali, mungkin kira2 begitu, ingat-ingat tujuan dari mogok kerja itu sendiri, pastinya buat menuntut hak/kepentingan ya kan, janganlah sampai mengganggu hak orang lain dengan bertindak anarkis, ceileh
-telah ada perundingan tapi gagal, jadi inget jangan asal main mogok aja, ngomong duyu baik2, bosmu sama seperti laki-laki yg sering berkata mereka bukan peramal jadi mereka bingung malah mungkin murka kalo pekerja atau ceweknya mendadak mogok kerja/mogok bicara *maklum anak muda biasanya lebih nyambung kalo dikaitin ke hal2 cinta2an atau bikin galau2 gituh*
-ada rambu-rambu yang harus dipatuhi, seperti jangan mengganggu kepentingan umum dan membahayakan keselamatan, yah hampir sama kaya yang tertib dan damai tadi sih, tapi ini sifatnya lebih ke luar, janganlah nyusahin orang lain kalo mogok kerja, gitu mungkin singkatnya, biarlah mogok ini hanya antara dirimu dan bosmu saja.

Teori Pemogokan
-sebagai PMH (onrechtmatige daad)
-isyarat PHK (opzegging voor ontslag)
-Perbuatan ingkar janji (wanprestatie)
-penundaan untuk perundingan (schorsing leer)
--> cooling period

okay, pas gw ngetik ini persis seperti apa yang ada di catetan gue, I have no idea gimana ngejelasinnya, mungkin pas dosennya jelasin ini gw lagi tidur atau lagi ngerjain tugas lainnya atau simply gue lupa... saatnya belajar lagi~

Social Adequate (Nikish)
-Didukung oleh SP/SB
-berdasarkan ketentuan yang berlaku
-alasan syarat2 kerja
-mogok telah diterima oleh masyarakat
-sebagai upaya terakhir

seperti yang telah gue bilang di atas, ada lho ketentuan hukum yang mengatur mengenai mogok kerja ini, baik nasional maupun internasional, monggo disimak
- DUHAM art. 23
-International convention of economic, social and culturall art.8
-konvensi ILO no. 87 dan 89
-UU 13/2003 ps 137-145 dan 146-149
-UU 39/1999 ps 25
-Kepmenakertrans no. 232/2003

akibat dari mogok adalah
-tindakan sementara oleh pengusaha
-penentuan sah/tidak mogok
-larangan pengggantian pekerja, sanksi
-menimbulkan bahaya di perusahaan --> kesalahan berat
-tuntutan hak normatif --> hak2 utk mendapatkan upah

oiya sekarang udah gaboleh ya ngasih sanksi atau ngelarang atau mengintimidasi pekerja yg mogok kerja, karena sebagaimana telah gw katakan di atas kalo mogok itu adalah HAM.

pertanyaannya, yang dibolehin kan mogok yang sah, terus mogok yang tidak saha itu gimana sih?
ciri-ciri mogok tidak sah adalah mangkir yg dilakukan >= 5 hari kerja berturut-turut,tanpa keterangan tertulis, setelah pemanggilan 2x maka dianggap mengundurkan diri

Nah, kalo mogok kan pekerja yang ga kerja, adalagi nih yg dilakukan pengusaha, yaitu lock out, dimana pengusaha menutup perusahaan, jadi pekerjanya ya gabisa kerja, definisi dari penutupan perusahaan adalah
-menolak buruh sebagian atau seluruhnya utk menjalankan pekerjaan
-bukan tindakan balasan (dalam tuntutan mengenai hak-hak normatif), jadi pengusaha tuh gaboleh ababil gitu, mentang2 pekerjanya mogok dia juga gamau kalah nutup perusahaan, cape dey
-sama kayak mogok, penutupan perusahaan juga gaboleh mengganggu kepentingan umum apalagi sampai menimbulkan bahaya
-akibat dari lock out ini bisa perundingan atau lanjut

honestly gw ga gitu ngerti dengan apa yg gw tulis ini, ditambah tulisan gw yg udah jelek makin jelek gara2 gw nulisnya sambil terkantuk2 parah antara ada dan tiada, jadi ya gitu deh...

dan sebenernya gw mau lanjut jelasin soal arbitrase, mediasi, konsiliasi ama negosiasi lebih lanjut, tapi apa daya gw ngantuk banget, tapi semuanya sesungguhnya udah ada di UU 2/2004 jadi tinggal dibaca aja, dan kau akan mengerti.

Doakan daku ya teman-teman semoga besok sukses !


Sabtu, 03 Desember 2011

Tugas Ospek Paling Asik

Di tempat saya kuliah yaitu Fakultas Hukum Universitas Indonesia ada beberapa rangkaian acara kamaba, yang mungkin juga udah pernah saya bahas di postingan2 sebelumnya, ada yang dari UInya sendiri dan ada juga yang khusus FH. Nah, yang khusus FH ini terbagi jadi 2 rangkaian yaitu PSAF (Pengenalan Sistem Akademik Fakultas) dan PMH (Penerimaan Mahasiswa Hukum). Nah, tensinya sih ga seberapa karena udah pernah ngerasain yang namanya kaderisasi di 8, tapi tugasnya itu loh, kagak tidur dah -__-". jadi tugasnya itu ada banyaaaaaak banget, kebanyakan buat essay gitu deh, latihan jadi mahasiswa hukum kan ceritanya, diantara sekian banyak tugas PSAF dan PMH ada tugas yang menurut saya paling menyenangkan, paling dikenang, berkesan, dan paling bikin saya bersyukur untuk pernah ikutan rangkaian acara tersebut hehehehe. Tugasnya adalah salah satu tugas terakhir PMH yaitu wawancara senior! Berikut ini saya lampirkan deh tugas yang saya buat kayak apa, aslinya sih tulis tangan, cuma karena saya maba yang agak kerajinan jadi sebelom saya tulis ke folio pasti saya ketik dulu, saya pasti memastikan agar jumlah katanya tepat, karena aturannya biasanya harus sekian halaman folio full dan per baris ada minimal jumlah katanya gitu deh. Menurut saya tugasnya asik-asik kok sebenernya hehe, dan karena bagus (menurut saya) sebenernya juga ada beberapa yang pengen saya post disini dari lama cuma lupa mulu, yaudah liat yang paling asik dulu aja deh.

"Pada kesempatan wawancara senior ini, saya mewawancarai Bang Andri Sanjaya yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum UI angkatan 2007. Pria kelahiran Lhokseumawe 13 Januari 1990 ini pun menuturkan cita-citanya dan cerita perjalanan hidupnya selama berada di FHUI.
Bang Andri, tidak memiliki cita-cita yang spesifik, pernah terpikir olehnya untuk menjadi dokter, astronot, presiden atau cita-cita anak kecil pada umumnya, namun sesungguhnya bukan itu cita-citanya. "Saya masih tidak memiliki keinginan yang jelas. Apa salahnya jika saya yang masih belum memiliki keinginan yang jelas itu mengumpulkan cukup banyak materi terlebih dahulu untuk kemudian jika saya sudah memiliki suatu keinginan tertentu, materi tersebut bisa menjadi modal awal untuk saya menjalankan keinginan saya. Dengan demikian, saya rasa mengatakan "menjadi kaya" adalah cita-cita saya bukan hal yang tidak masuk akal." Begitu tuturnya.
Alasan bang Andri memilih FHUI sendiri sebenarnya karena ia melihat bahwa banyak orang yang gelarnya tidak sesuai dengan profesinya, seperti lulusan teknik bekerja di bank, ia ingin pekerjaan yang eksklusif, menjadi seseorang yang memiliki profesi sesuai dengan gelarnya. Saat itu ia berpikir hanya sarjana kesehatan yang bisa menjadi dokter, hanya sarjana ekonomi bidang akuntansi yang bisa menjadi akuntan dan hanya sarjana hukum yang bisa menjadi notaris, pengacara atau jaksa. Saat itu bang Andri memilih akuntansi dan hukum. Sebetulnya ia sudah diterima di Akuntansi Trisakti tetapi karena dorongan keluarganya akhirnya ia mengikuti SPMB dan memilh FEUI jurusan akuntansi dan FHUI, dan nasib membawanya masuk ke FHUI. Pilihannya masuk hukum ia akui adalah pilihan yang cerdas, sebuah "kecelakaan" yang tak akan pernah disesali. Alumnus SMAN 8 Jakarta ini mengaku tidak pernah mengikuti bimbingan belajar, baginya belajar di kelas saja sudah cukup.

menurut seorang Andri Sanjaya hukum menarik karena Hukum bisa sangat dinamis akan tetapi bisa juga sangat statis. Dalam beberapa bidang, perkembangan ilmu hukum bisa sangat cepat. Terkadang malah kelewat cepat sehingga bukannya mengurangi permasalahan yang ada, justru memperpelik permasalahan. Akan tetapi dalam bidang lain,perkembangan ilmu hukum bisa sangat lambat. Sehingga terkadang untuk menambal permasalahan yang terus berkembang, banyak produk hukum yang terkadang tambal sulam dikeluarkan (lihat peraturan menteri-peraturan menteri di bidang kehutanan). Ini menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Yuris.
Ketika menjalani PSAF dan BPMB pada masanya diakui bang Andri tidak ada kesulitan yang berarti, yang sulit adalah ketika harus membiasakan diri dengan pola kuliah di FHUI, dimana ada kelas yang sejenis seminar karena diisi 200 lebih mahasiswa. Selain itu pergaulan saat kuliah juga lebih bebas, sehingga ajakan untuk bolos juga banyak, ditambah lagi dengan sistem absensi yang mudah dimanipulasi. Selama berkuliah di FHUI bang Andri pernah 3 kali mendapat nilai merah, 1 niai C- karena absensi hanya 40% dan 2 nilai T, dimana nilai T berarti mahasiswa tersebut tidak pernah mengikuti kuliah ataupun mendapatkan nilai, karena saat itu bang Andri merasa keliru mengambil mata kuliah namun malas mendropnya. Sebenarnya menurut bang Andri jika kita fokus kuliah kita tidak akan menemukan kesulitan yang berarti.
Pada saat BPMB bang Andri mengaku jarang mengerjakan tugas dan sering tertidur saat acara berlangsung, bahkan dirinya berani menentang senior pada saat itu. Pengalaman berharga yang ia dapat semasa kuliah banyak sekali dapat dikatakan semua pengalamannya di masa kuliah adalah pengalaman yang berharga. Pengalaman berdiskusi dengan dosen-dosen, pengalaman memberi PR untuk dosen, pengalaman berdiskusi dan nongkrong bareng senior-senior angkatan 2005 dan 2003 (bang Andri tidak dekat dengan teman-teman 2004 dan cenderung bermusuhan dengan teman-teman 2006), dan sebagainya. Tapi mungkin yang paling menarik  menurutnya adalah saat menjalani magang selama 6 bulan di satu kantor hukum di daerah Sudirman-Thamrin. Di saat itu untuk pertama kalinya ia merasakan tuntutan untuk membagi waktu dengan sempurna untuk kuliah dan pekerjaan. Dan di saat itu juga ia sadar bahwa pernyataan yang menyatakan "jadi pengacara itu kerja rodi, kerjanya dari pagi ke pagi" ternyata tidak salah. Memang melelahkan sekali. Tetapi pengalamannya tidak tertandingi.

Untuk organisasi, bang Andri mengikuti BO Perfilma dan BSO Taekwondo. Alasannya sederhana, karena orang-orang di kedua organisasi tersebut menyenangkan. Untuk Perfilma, bang Andri pernah menjabat sebagai Wakil Project Officer Pekan Raya Perfilma. Untuk Taekwondo, ia dianugerahkan sebagai ketua dua masa jabatan berturut-turut.
Mata kuliah favoritnya adalah mata kuliah perundang-undangan (Ilmu Perundang-undangan, Perancangan Peraturan Negara, Teori Perundangan), dan mata kuliah (Hukum Agraria, Condominium, Tanah Jaminan Hutang, Tata Guna Tanah), dan mungkin Waris Perdata. Untuk PK, bang Andri terdaftar di PK Perdata (PK I). Tetapi satu-dua tahun belakangan ia mulai mengarah ke PK V karena kebetulan, hampir seluruh mata kuliah dan dosen favoritnya berada di PK V. Karena agak terlambat baginya untuk pindah jurusan, akhirnya jalan tengah yang ia ambil adalah dengan mengambil judul skripsi yang lintas jurusan.
Saat ditanya dosen favoritnya maka ia menjawab "Alm. Bapak Ahlan Sjarief (Tanah sebagai Jaminan Hutang). Beliau luar biasa pintar. Salah satu pemain besar dalam merger Bank Mandiri, dan tidak ada yang bisa mengalahkan beliau dalam melempar lelucon dan membully mahasiswa. Sayang teman-teman 2011 tidak mendapat kesempatan untuk bertemu beliau."
Pesan dari Bang Andri kepada juniornya adalah agar bisa memanfaatkan waktu yang kita miliki di FHUI dengan sebaik mungkin, galilah ilmu sebanyak2nya dan kembangkanlah kemampuan kita semaksimal mungkin."

Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa ini tugas paling menyenangkan buat saya, hehehe, *sotoy*. Karena, gara-gara tugas inilah saya bertemu orang yang hidupnya menurut saya super duper absurd, parah deh pas ngobrol-ngobrol langsung ternyata kisah hidupnya bisa bikin saya :O *emot cengo*. dan ternyata komunikasi kami tidak berhenti sampe pada saat itu, kebetulan Bang Andri ini temannya senior2 saya di TX 22, jadinya yaudah suka ngobrol-ngobrol dan ternyata kisah-kisah hidupnya yang lain bisa bikin saya dobel cengo, hahaha, dan ketawa-ketawa dan lama-lama jatuh cinta deh :p
iya, jadi kalo temen-temen saya nanya awal mula pertemuan saya dengan pacar saya, yah gara-gara tugas PMH ini hehe, makanya buat adek-adek yang nantinya bakal ngerasain di ospek yaudah nikmati aja deh, pasti ada manfaatnya kok, banyak malah, pasti ada hikmahnya (salah satunya nemu jodoh) tapi ga gitu juga sih hehe, banyak kok manfaat lainnya jadi ikutan ya ospek, minimal punya pengalaman buat diceritain hehehe.

Selasa, 04 Oktober 2011

Analogi Negara dan Cinta

salah satu mata kuliah yang gw pelajari di FH semester pertama ini adalah ilmu negara, setali tiga uang dengan PIH dan PHI matkul IN ini begitu abstraknya.
coba deh kalo ditanya apa itu gajah sama anak kecil yang belom tau, kita bisa kasih deskripsinya sampe pergi ke kebun binatang buat ngeliat wujud aslinya gajah.
tapi kalo ditanya apa itu negara? hayolo mau jawab apa, hahaha.

akhirnya dosen gw pun bertanya "kamu sudah punya pacar?" ke beberapa orang dan sebagian yang menjawab ya ditanya lagi "pacaran sama si dia bukan sama orang lain?", sebagian gatau harus jawab apa. lalu pertanyaan dilanjutkan "mau gak pacaran selamanya?", pasti manya nikah dong, dan pas pacaran mungkin kita gamau disuruh ini itu, tapi pas nikah pasti mau gamau harus mau kan, nah akhirnya dicapai suatu konklusi bahwa itu semua karena rasa sayang, suka, cinta yang dimiliki para pasangan.

siapa sih yang bisa mendeskripsikan perasaan cinta, tapi karena perasaan cinta yang ga ada wujudnya dan sulit bahkan mungkin gabisa dideskripsikan itu ada bukti konkretnya, seperti ketika kita mau berkorban untuk pasangan kita atau orang yang kita cintai maka begitupula dengan negara, emang gatau harus gimana deskripsiinnya tapi bukti konkretnya ada, contohnya ya gedung kampus yang saat itu kita pake, itukan buatan negara, dan masih bahyak lagi bukti-bukti konkret lainnya yang bisa kita rasakan dari kehadiran cinta eh negara.

just want to share this siapa tau IN gw dapet A haha *aamin* soalnya seru aja sih bapaknya jawab pertanyaan super abstrak seperti "apa itu negara?" dan dianalogikan sama cinta, sempet bikin muka anak-anak sekelas jadi warna-warni pula karena pertanyaannya. hehehe.

udah ya mau balik ngerjain tugas daaaah

oh iya pesan sponsor alias kata-kata dosen yang dikutip dari *lupa* "jangan tanyakan apa yang bisa negara lakukan untukmu tapi tanyakan apa yang bisa kamu lakukan untuk negara"

Baca Juga

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...